Strawberry Moon adalah suatu fenomena alam yang terjadi pada bulan
karena pada saat hari pertama musim panas bertemu dengan bulan purnama,
kejadian strawberry moon ini dapat terlihat jelas di belahan bumi bagian barat
seperti amerika serikat dan inggris.
Di negara Indonesia fenomena strawberry moon tidak terlalu
bisa dilihat karena cuaca umum dan warna yang ditimbulkan tidak bisa menyala
seperti di belahan bumi bagian barat. Ada beberapa fakta menarik yang ada pada
fenomena strawberry moon ini, diantaranya adalah
- Butuh Puluhan Tahun Untuk Bisa Melihatnya
Berdasarkan sumber dari digitaltrends.com terakhir kita bisa
melihat bulan tersebut dalam bentuk penuh pada musim [anas di tahun 1967, kemarin
kita bisa melihatnya lagi dibulan juni 2016 dan akan dapat melihatnya lagi
sekitar tanggal 21 juni 2062 mendatang.
- Strawberry Moon dan Suku Indian
Nama bulan tersebut merupakan panggilan dari suku algonquin
yang tersebar di benua amerika akibat mulainya musim panas yang bersamaan
dengan panen strawberry. Siapa mereka? Menurut bigorrin.org, Algonquin adalah
beberapa suku Indian yang menemparti Quebec bagian selatan dan Ontario bagian
timur yang kini berada di wilayah Kanada
- Nama Lain Strawberry Moon
Bulan tersebut mempunyai berbagai macam nama lain seperti Hot
Moon, Honey Moon dan Full Rose Moon. Nama-nama tersebut juga mengarah kepada
warnanya. Selain kemerahan seperti stroberi bulan tersebut juga bisa terlihat
seperti warna madu atau bisa juga dilihat seperti warna kuning sawo.
sumber :http://nationalgeographic.co.id/

0 comments:
Post a Comment