Berkat perkembangan
teknologi dan ilmu pengetahun kita menjadi tahu, bahwa kejadian awan yang
terdiri dari air tidak terjadi hanya pada bumi saja, namun juga terjadi pada
belahan dunia lain yang jauh dari jangkauan manusia, pada dunia diluar tata
surya kita.
Andrew
Skemer dari University of California di Santa Cruz dalam publikasinya di
Astrophysical Journal Letters minggu ini membuktikannya.
Suatu objek
yang berjarak kurang lebih 68 kilometer dari bumi, ditemukan pada tahun 2014,
lewat wide-field infrared survey explorer ( WISE ), WISE merupakan suatu
program milik badan penerbangan NASA.
Skemer
menemukan awan disekitar WISE 0885 dengan melihat spektrum gelmbang inframerah.
"Spektrum kami menunjukkan adanya uap air dan awan dengan tingkat penyerapan yang hampir sama dengan awan di Jupiter,"
kata Skemer
seperti dikutip Tech Times, Sabtu (9/7/2016).
"Spektrum yang dihasilkan punya kualitas yang cukup tinggi sehingga memungkinkan penelitian dinamika dan proses kimia yang sebelumnya dilakukan pada Jupiter," katanya.
Penemuan awan
diluar tata surya kita merupakan suatu fenomena yang istimewa, karena untuk
pertama kalinya manusia menemukan awan yang mirip seperti yang ada di bumi.
WISE 0855 dapat
memiliki awan yang hampir sama dengan yang ada di bumi hal ini karena suhunya
yang sangat dingin sebagai sebuah bintang. Temperaturnya sekitar -23 derajat
celsius, hampir sama dengan suhu planet gas raksasa di Tata Surya macam Jupiter
dan Saturnus.WISE 0855 bisa menjadi sangat dingin.
Sumber : http://nationalgeographic.co.id/

0 comments:
Post a Comment