WHAT'S NEW?
Loading...

Benarkah Bulan Saturnus Mendukung Kehidupan ?


Beberapa peneliti dari Cornell University mengungkapkan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences bahwa “meskipun berada pada lingkungan yang keras atau ekstrim, bulan adalah sebuah kunci reaksi kimia prebiotik yang mungkin ada dalam bentuk hidrogen sianida. Senyawa ini dihasilkan ketika sinar matahari berinteraksi dengan atmoser beracun bulan yang terdiri dari nitrogen dan metana.

Hidrogen sianida adalah bahan kimia organik yang mampu bereaksi dengan molekul lain. Ia membentuk suatu rantai panjang, atau polimer, salah satunya disebut polyimine. Polyimine fleksibel inilah yang membantu mobilitas dalam kondisi yang sangat dingin, dan dapat menyerap energi matahari dan memungkinkan katalis menjadi hidup," kata peneliti.
"Kami menggunakan kondisi di Bumi. Pengalaman ilmiah kami adalah pada saat suhu kamar dan kondisi kamar. Titan berbeda sama sekali," ujar Rahm.

Titan merupakan salah satu bulan Saturnus. Berdasarkan sebuah studi terbaru, Titan bisa mendukung kehidupan yang sangat berbeda.
Bulan-bulan lain di tata surya juga telah teridentifikasi memiliki kondisi yang dapat mendukung kehidupan, termasuk Enceladus milik Saturnus dan bulan Jupiter, Europa.
Sementara baik Bumi dan Titan memang memiliki suatu aliran cairan dalam bentuk danau, sungai dan lautan.namun  pada bulan Saturnus, Titan, aliran penuh dengan metana cair dan etana, bukan merupakan air. Selain itu, bulan terlalu dingin untuk memiliki air cair.

"Kami perlu terus memeriksa ini, untuk memahami bagaimana reaksi kimia berkembang dari waktu ke waktu. Kami melihat ini sebagai persiapan untuk eksplorasi lebih lanjut, Jika pengamatan masa depan bisa menunjukkan ada reaksi kimia prebiotik di tempat seperti Titan, itu akan menjadi terobosan besar. Tulisan ini menunjukkan bahwa prasyarat untuk proses yang mengarah ke kehidupan berbeda bisa ada di Titan, tetapi ini masih langkah pertama,"

.kata Rahm.

0 comments:

Post a Comment